Posts

ETS Rekayasa Kebutuhan - Kelas B

Image
 1.  Jelaskan macam-macam kebutuhan yang harus digali di dalam membuat perangkat lunak Kebutuhan Fungsional Kebutuhan fungsional adalah kebutuhan yang terkait dengan fungsi yang harus ada pada sistem.  Contoh Mobil mempunyai kebutuhan fungsional untuk bisa digas dan direm kapanpun dibutuhkan saat sedang berkendara Laptop mempunyai kebutuhan fungsional untuk bisa mengakses internet Aplikasi Go*** mempunyai kebutuhan untuk dapat melihat daftar pesana yang sedang berlangsung dan pesanan yang sudah selesai Kebutuhan Non-Fungsional Kebutuhan non-fungsional adalah kebutuhan yang terkait jalannya sistem untuk mencapai tujuan, seperti karakteristik, batasan, dan performa sistem.  Contoh Usability: Aplikasi Go*** harus dapat digunakan dengan mudah oleh user Portability: Aplikasi Go*** harus dapat diakses darimanapun Reliability: Aplikasi Go*** harus handal dan aman dari isu cybersecurity Supportability: Aplikasi Go*** harus dapat didukung oleh pihak ketiga  Interoperabil...

Tugas 3 Rekayasa Kebutuhan

 Kali ini akan dibahas "Input Output Rekayasa Kebutuhan" berdasarkan sebuah SKPL yang dapat dilihat di sini Input Existing System Information Berdasarkan informasi yang ada saat ini, sebagian turis masih kesulitan ketika ingin mengetahui lokasi-lokasi toko, pabrik, dan musem batik karena kurangnya referensi.  Stakeholder Needs Pada kasus ini terdapat 3 stakeholder. Kebutuhan dari masing-masing stakeholder tersebut adalah 1. User Melihat daftar toko/pabrik/museum batik dan lokasinya Melihat detail lokasi dan nomor telepon Melakukan navigasi ke lokasi 2. Pemilik toko/pabrik/museum batik Memastikan data bisnisnya sudah dapat diakses dengan mudah Memastikan data yang dapat diakses benar dan tidak ada kesalahan 3. Admin Menginput data Memperbarui data jika diperlukan Organizational Standards Beberapa standar yang ditetapkan Reliability, aplikasi dapat digunakan dengan baik dan cepat tanpa error Availability, aplikasi dapat diunduh dengan mudah dan dapat digunakan kapan saja Securi...

Tugas 2 Rekayasa Kebutuhan

Pada kesempatan ini akan dikupas beberapa tahap dalam proses rekayasa kebutuhan. Studi kasus yang digunakan adalah sebuah rancangan perangkat lunak yang SKPL-nya bisa dilihat di sini . Eliciting Elicitation adalah tahap untuk memahami kebutuhan customer dengan melakukan wawancara. Customer dari perangkat lunak ini adalah orang-orang yang berada di Jogja dan ingin pergi ke toko, pabrik, atau museum batik, biasanya adalah turis. Rinciannya sebagai berikut Saat ini, mencari toko, pabrik, dan museum batik di Jogja cenderung sulit. Selain itu, sulit untuk mencari titik koordinat tepat dari lokasi pusat batik tersebut Kebanyakan turis memiliki HP Android yang dapat terkoneksi dengan internet dan GPS Understanding Berdasarkan pada proses elisitasi, dapat dipahami bahwa perlu dibangun perangkat lunak yang dapat mencakup hal-hal berikut Melihat daftar toko, pabrik, dan museum batik beserta lokasinya Melihat detail lokasi dan nomor telepon Melakukan navigasi ke titik lokasi  Specifying Agar ...

Tugas 1 Rekayasa Kebutuhan

 Cashless Parking System Cashless Parking System (Sistem Parkir Non-Tunai) adalah sistem yang memungkinkan para pengguna parkir membayar secara non-tunai. Tidak seperti sistem parkir tradisional yang menggunakan uang kertas dan orang khusus sebagai operator, sistem parkir non-tunai dapat menerima pembayaran memalui kartu berbasis NFC dan QRIS, serta tidak membutuhkan orang sebagai operator. Sistem ini memanfaatkan beberapa teknologi, diantaranya adalah NFC, QRIS, dan IoT . Flow dimulai saat pengguna memasuki area parkir dan mengambil karcis di gerbang masuk. Ketika keluar, pengguna tinggal menunjukkan karcis pada scanner di gerbang keluar, kemudian membayar menggunakan salah satu dari beberapa opsi yang sudah disebut.  Identifikasi User dan Stakeholder User: Pengguna layanan parkir Pemilik: Pemilik gedung, tempat wisata, atau apapun yang menyediakan parkir untuk para pengunjungnya Penyedia (Vendor): Pengelola sistem parkir yang memiliki kompetensi di dunia sistem parkir modern...

Aplikasi Toko Online Sederhana Menggunakan Laravel

Image
  Pada tugas kali ini saya membuat aplikasi toko online sederhana yang menjual merchandise BMW  dan dibangun menggunakan framework Laravel. Pelanggan dapat register, login, memasukkan barang ke keranjang, dan membuat pesanan.   Customer  1. Register akun 2. Login 3. Lihat Daftar Produk 4. Lihat Detail Produk 5. Masukkan ke keranjang 6. Buat pesanan Admin: Kelola Produk (CRUD) 1. Lihat Daftar Produk 2. Buat Produk Baru 3. Edit Produk 4. Hapus Produk Admin: Kelola Pesanan 1. Lihat Daftar Pesanan Admin dapat melihat overview pesanan-pesanan yang masuk 2. Lihat Detail dan Edit Pesanan Admin bisa melihat detail pesanan termasuk produk-produk yang dipesan. Lalu admin bisa mengedit beberapa field seperti nama penerima, nomor hp penerima, alamat penerima, status pesanan, dan nomor resi jika sudah dikirim.

PBKK Company Profile

Image
 Belajar membuat aplikasi website company profile dengan menggunakan framework Laravel. Laravel adalah salah satu Framework PHP yang paling populer dan paling banyak digunakan di seluruh dunia dalam membangun aplikasi web mulai dari proyek kecil hingga besar. Framework ini banyak digunakan oleh Web Developer karena kinerja, fitur, dan skalabilitas nya. Framework ini mengikuti struktur MVC (Model View Controller), MVC adalah sebuah metode aplikasi dengan memisahkan data dari tampilan berdasarkan komponen- komponen aplikasi, seperti : manipulasi data, controller, dan user interface.   1. Install composer https://getcomposer.org/download/ 2. Buat project laravel composer create - project laravel / laravel my-company-profile --prefer-dist   3.Rancang website    

Belajar CRUD di CodeIgniter 4

Image
Create and set up database'     2. Create migration      3. Create model     4. Create controller     5. Create view   6. Create routes   7. Result